blog sebahai media e-learning

Web log atau singkatnya Blog , adalah sebuah aplikasi berbasis web yang memuat secara periodik tulisan-tulisan/artikel/posting pada sebuah halaman web. Tulisan tersebut biasanya kronologis/diurutkan secara terbalik, meskipun tidak selalu begitu. Situs semacam itu biasanya dapat dikunjungi oleh semua pengguna internet sesuai dengan bahasan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.
Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian sampai dengan media publikasi dalam sebuah media pembelajaran, program-program media dan bisnis. Sebuah blog bisanya dimiliki oleh seorang penulis tunggal, namun ada juga oleh beberapa penulis. DAn sebuah weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif. Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere . Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktifitas, informasi dan opini yang sangat besar mengerupsi beberapa subyek atau sangat kontroversi dalam blogoshpere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.Karena semakin banyaknya pengguna fasilitas blog dan seringnya para pengguna blog yang sering berkunjung ke blog lain, maka lazim dibentuk sebuah organisasi atau komunitas kumpulan blogger.
Kenapa saya harus punya blog?
ini adalah pertanyaan begitu orang pertamakali mengenal blog, jawabannya cukup mudah karena blog itu memiliki 6 kekuatan
1. Penerbitan/publish. Anda dapat langsung mem-posting berita. Mudah, murah,cepat dan dapat dibaca di mana pun. karena kita tidak memerlukan uang yang banyak, proses produksi untuk menerbitkan tulisan/ berota kita.
2. Findable/dapat dicari. Mudah ditemukan lewat situs pencari, berdasarkan subjek, nama penulis, atau keduanya. Makin berisi suatu blog, makin digemari.
3. Social/hubungan. Blogosphere cirinya adalah cuap-cuap. Percakapan yang menarik berdasarkan topik beralih dari suatu situs ke situs web, membuat link dari suatu link ke link lain. Melalui blog, mereka yang memiliki minat yang sama dapat membangun jaringan atau berita lintas geografi.
4.Viral/percepatan. Informasi menyebar lebih cepat melalui blog dibanding media penerbitan berita. Saat ini tak ada viral marketing yang dapat menyetarakan kecepatan dan efisiensi suatu blog.
5.Syndicatable/duplikasi. artikel yang bagus mudah disindikasikan oleh siapa saja. Bayangkan dunia penuh dengan orang pandai, dan, lewat media blog, ribuan informasi yang tersebar mudah didapat.
6. Linkable/jaringan. Setiap blog nge-link ke yang lain, memiliki akses ke puluhan juta orang yang mengunjungi blogosphere setiap hari yang bercirikan komunikasi internet dua arah.

Kita membuat Blog itu sebetulnya Menguji kualitas tulisan kita. Posting sebuah tulisan di blog. Kalau banyak orang yang menyukainya, maka sukses jadi penulis yang berbakat. Jika tak ada yang suka, berarti harus belajar lebih giat lagi untuk membuat tulisan yang menarik. Intinya, aktivitas blogging bisa menjadi sarana yang sangat jitu untuk mengevaluasi kualitas dan kemampuan.Bisa menjadi ajang sosialisasi dan menyusun kekuatan opini apalagi dengan teknologi sindikasi berita, link dan mesin pencari sekarang.Siapa tahu curhat, opini, dan protes-protes selama yang ditulis bisa jadi buku, sekaligus jadi pendapatan sampingan juga kan?
berdasarkan kekuatan blog diatas seharusnya dunia pendidikan muali lah untuk menggunakan sebagai media belajar yang baru. agar dapat menyaring para siswanya untuk menggunakan kemajuan teknologi secara benar, jangan hanya digunakan untuk terlalu banyak chatting, friendster-an, bermain game online, dan mengakses pornografi. dengan menggunak 3 langkah berikut mungkin blog bisa menjadi e-learning baru saat ini.
1 guru membuat blog sebagai pusat pembelajaran. Guru dapat menuliskan materi belajar, tugas, maupun bahan diskusi di blognya, kemudian para muridnya bisa berdiskusi dan belajar bersama-sama di blog gurunya tersebut
2. Blog milik guru dan milik murid yang saling berinteraksi. Guru harus memiliki blog, yang mengharuskan murid memiliki blog-nya masing-masing, sebagai sarana mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya. Metode ini bisa memacu iklim kompetisi antar siswa, karena tentu saja para siswa ingin blognya menjadi yang terbaik.
3.Membuat komunitas blogger belajar. Ada sebuah blog sebagai pusat pembelajaran (bisa berupa blog aggregator atau blog dengan beberapa kontributor), dengan guru-guru dan siswa dari berbagai sekolah bisa tergabung dalam komunitas blogger pembelajar tersebut.

Advertisements

9 Responses to blog sebahai media e-learning

  1. Rosyidi says:

    Ilmu akan berkembang kalo kita mengamalkannya lewat blog. 🙂

  2. aLe says:

    ‘sebahai’ itu bahasa mana mas?

  3. Alex says:

    Blog juga jadi media pencerahan……….

  4. Bhima says:

    Yub betul sekali, semua media yang berbau setrum bisa dikatakan media e-learning…:)

  5. noki says:

    @Rosyidi : emang betul mas, uda seharusnya sekarang kita berbagi
    @aLe: noki lagi mabuk ngetik
    @Alex ; bisa… anguk2X
    @Bhima : halah bia aja salam keal aja

  6. blogger bangkit bersatu
    untuk Indonesiaku 🙂

  7. dani says:

    blog guru dan siswa skrg makin banyak..
    kadang bingung, tulisan muridnya jg bagus2..kirain yg punya gurunya.. 🙂

  8. San says:

    sangat setuju dengan gagasannya. persoalan sekarang, belum semua orang mengoptimalkan manfaatnya. salam kenal . http://gurumuda.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: